edit snippet artikel dengan menggunakan bantuan tool yoast
Beranda » SEO » Cara Menulis Artikel Tutorial yang Baik dan SEO Friendly

Cara Menulis Artikel Tutorial yang Baik dan SEO Friendly

Advertisements

Dalam membuat artikel di blog, ada dua sudut pandang yang harus diperhatikan, yaitu dari sudut pandang pembaca dan dari sudut pandang robot search engine. Mungkin bagi pembaca, artikel terlihat rapi dan menarik, tapi bisa jadi bagi search engine, artikel tersebut sulit dipahami strukturnya. Sangat penting menulis artikel seo friendly, agar artikel bisa dipahami dengan baik oleh user dan search engine.

Yang Perlu Disediakan

Advertisements
  • Yoast SEO Plugin
    Berguna untuk mengatur judul SEO yang ingin ditampilkan di SERP (search engine result page) dan untuk membuat “How-to block”.
  • Google Keyword Planner Tool
    Untuk menentukan judul artikel. Dengan tool ini, kita bisa melihat potensi pencarian setiap bulannya, sehingga sebelum membuat artikel, kita bisa tau potensi visitor yang bisa didapatkan.
  • Microsoft Paint
    Untuk memotong screenshot dan memberi panah penunjuk. Paint sangat mudah digunakan dan hampir semua pasti bisa menggunakannya.
  • Caesium
    Tool yang berfungsi untuk compress gambar yang akan digunakan di dalam artikel. Tool ini bisa mengatur resolusi gambar sekaligus memangkas ukuran gambar hingga 80% dan gambar masih tetep bisa lumayan jelas. Sangat bagus untuk mengurangi loading artikel kita.

Cara Membuat Artikel SEO Friendly

Advertisements

  1. Topik Artikel

    Tentukan topik artikel, kemudian buat pertanyaan dari topik tersebut. Pertanyaan sepele bukan berarti tidak bisa dijadikan artikel. Contoh, topik “instagram”, pertanyaannya “cara menonaktifkan akun instagram”, sangat sepele pertanyaannya, tapi faktanya, banyak orang yang kebingungan dan mencari tutorialnya di Google.

  2. Riset Pertanyaan

    Setelah mendapatkan topik, riset pertanyaan di Google Keyword Planner. Luangkan waktu sebanyak mungkin pada tahap ini, pilih kata kunci yang cocok untuk dijadikan artikel.

  3. Siapkan Bahan Artikel

    Setelah menemukan judul untuk artikel dari keyword planner, selanjutnya kumpulkan materi untuk artikelnya, termasuk screenshot.


    Gunakan Caesium untuk mengcompress ukuran gambar. Saya biasa menggunakan ukuran width 500px dan compress. Klik gambar, resize terlebih dahulu satu persatu, kemudian baru dicompress semua sekaligus.

  4. Panel SEO Yoast

    Setelah bahan terkumpul, buat post baru di WordPress, kemudian scroll hingga menemukan panel SEO Yoast.

  5. Fokus Keyphrase


    Masukkan kata kunci dari keyword planner ke kolom ini. Yoast akan membantu memberikan saran agar keyword yang ditargetkan bisa teroptimasi secara optimal

  6. Edit Snippet


    Masukkan juga kata kunci dari keyword planner ke Judul SEO, slug dan deskripsi artikel. Selain kata kunci, masukkan juga kata-kata menarik di judul SEO agar memancing klik dari searcher.

  7. Paragraf Pertama

    Buat basa-basi di paragram pertama dan masukkan kata kunci dari keyword planner ke paragraf tersebut.

  8. Heading

    Gunakan heading h2 setelah paragram pembuka. Gunakan kata kunci dari keyword planner sebagai isi heading.

  9. Yoast How-to


    Setelah heading, tambahkan block baru, ketikkan yoast pada pencarian, kemudian pilih “Yoas how-to”. Block ini sangat berguna untuk artikel tutorial, karena Yoast sudah membantu menerapkan schema agar struktur data artikel bisa dipahami lebih baik lagi oleh search engine.

  10. SEO Analysis

    Cek saran dari Yoast hingga yoast memberikan lampu hijau untuk artikel yang sedang dibuat. Tapi, lampu orange (Ok) juga sudah lebih dari cukup jika memang tidak memungkinkan untuk mengikuti semua saran dari Yoast.

  11. Kategori dan Featured Image

    Setelah artikel selesai, Tambahkan kategori dan featured image pada artikel agar bisa tampil dengan baik di halaman blog.

  12. Bismillah

    Ucapkan bismillah sebelum publish artikel!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *